Brompton Malang Angkat Peta Topografi Kota Malang dalam Jersey 2026
Komunitas Brompton Malang kembali menghadirkan jersey terbaru untuk tahun 2026. Dengan jumlah anggota saat ini mencapai sekitar 65 orang, komunitas ini juga kedatangan sejumlah member baru yang turut meramaikan aktivitas gowes.
Pada jersey edisi kali ini, Brompton Malang mengangkat tema peta topografi Kota Malang. Motif tersebut menggambarkan kontur jalan Kota Malang yang memiliki karakter naik dan turun. Sementara itu, tulisan besar di bagian punggung masih menjadi bagian dari rangkaian acara Brompton Day Out 11 Ngalam 2026, di mana Brompton Malang menjadi tuan rumah.
“Tema jersey tahun ini kita pakai peta topografi Kota Malang, yang melambangkan kontur naik turunnya kondisi jalan di sini. Untuk font besar di punggung, kita masih meneruskan rangkaian acara Brompton Day Out 11 Ngalam 2026,” ujar Fery.

Peluncuran jersey BNS 2026 sendiri telah digelar pada 1 Agustus 2026 lalu. Acara berlangsung sederhana dengan agenda ride bersama keliling Kota Malang, kemudian dilanjutkan makan dan syukuran bersama.
Ke depan, Brompton Malang berharap para member semakin aktif bersepeda dan mengikuti berbagai event, baik sepeda lipat maupun jenis sepeda lainnya. Hal ini sejalan dengan fakta bahwa sekitar 75 persen member Brompton Malang juga merupakan anggota Ratjoen CC.
“Semoga member kita bisa makin rajin gowes dan makin rajin ikut event-event, baik event sepeda lipat maupun jenis sepeda lainnya,” kata Fery.

Untuk menjaga kekompakan komunitas, Brompton Malang memiliki prinsip sederhana yang menjadi semangat bersama, yakni “Less Politics, More Pedalling.”
Sementara dari sisi bahan, jersey tahun ini masih menggunakan material yang sama seperti dua tahun sebelumnya. Menurut Fery, bahan tersebut tetap nyaman digunakan untuk aktivitas bersepeda.
“Bahannya enak dipakai, tipis, enteng, cepat kering kalau kena keringat, dan adem,” pungkasnya.