Chaidir Akbar Juara 1 Tour de Bintan, Berawal dari Niat Ride Santai
Coach Idir berhasil meraih Juara 1 kategori Grand Fondo Discovery 45 Km 40-44 Male di Tour de Bintan. Menariknya, kemenangan tersebut diraih dalam kondisi yang jauh dari persiapan khusus untuk race. Bahkan, Coach Idir mengaku awalnya hanya berniat mengikuti ride santai.
Ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti Tour de Bintan. Sebelum race, persiapannya lebih banyak dilakukan melalui aktivitas lari dan bersepeda di dalam kota bersama KPCC.
Kans kemenangan mulai terlihat sejak awal balapan ketika rombongan depan mulai terbentuk. Coach Idir kemudian memilih untuk melakukan marking terhadap pembalap yang berada di kategori usia yang sama agar tidak memberikan ruang untuk melakukan breakaway.

“Sebenarnya tadinya ikut ride, nggak niat race. Ada opsi juga untuk stop coffee di tengah rute. Jadi saya nggak menyiapkan gel untuk race hari ketiga ini,” ungkapnya.
Namun, kondisi tubuh yang terasa masih prima membuatnya mengubah keputusan. Memasuki pertengahan race, Coach Idir melihat posisinya cukup bagus dan memilih melanjutkan balapan secara serius.
Pengalamannya berlomba di Bintan dalam beberapa tahun terakhir, meski sebelumnya melalui ajang triathlon, juga menjadi keuntungan. Ia memahami karakter rute rolling serta pola permainan para peserta.
Momentum penentuan terjadi pada sekitar 7 kilometer sebelum finis, tepatnya di tanjakan terakhir. Coach Idir berhasil melakukan breakaway dan tidak membawa rider lain dari age group-nya. Ia kemudian menciptakan gap sekitar 1,5 menit yang mampu dipertahankan hingga garis finis.

“Saya baru bisa breakaway di sisa 7 km saat tanjakan terakhir. Tidak membawa satu pun rider dari age group, jadi bisa bikin gap 1,5 menit dan dijaga sampai finish.”
Bagi Coach Idir, kemenangan ini juga terasa semakin spesial karena merupakan keikutsertaan pertamanya di Tour de Bintan. Ia bahkan menyebut faktor keberuntungan turut mengiringi hasil tersebut setelah sebelumnya berencana mengikuti kategori 150 kilometer.
Ke depan, Coach Idir masih ingin melanjutkan tantangan di dunia endurance. Untuk sepeda, ia menargetkan kembali mencoba Bentang Jawa serta beberapa event adventure cycling di luar negeri. Sementara di lari, ia masih mengejar tiket Boston Marathon, dan di triathlon memiliki target mencapai 100 kali partisipasi.
“Tentunya senang, karena ini pertama kali ikut di Tour de Bintan.”