Shop now to get your free shipping offer. SHOP NOW

komunitas Vin CC Solid Tanpa Batas: Cerita Kebersamaan di Balik Komunitas dan Tradisi “Kamis Jinjay”

komunitas Vin CC Solid Tanpa Batas: Cerita Kebersamaan di Balik Komunitas dan Tradisi “Kamis Jinjay”
Di tengah berkembangnya tren olahraga, komunitas sepeda tetap punya tempat tersendiri sebagai ruang kebersamaan yang inklusif. Hal ini juga yang menjadi kekuatan utama komunitas yang kini telah berkembang pesat dengan jumlah anggota mencapai 130 orang.

Ko Hardyanto, yang menjadi salah satu sosok penggerak komunitas, menyebut bahwa pertumbuhan ini tidak lepas dari nilai kebersamaan yang dijaga sejak awal.

“Sekarang anggota kita sudah sekitar 130 orang. Tapi yang paling penting bukan jumlahnya, melainkan bagaimana kita tetap solid.”

Menurutnya, kunci kekompakan komunitas ini terletak pada prinsip sederhana namun kuat: tidak membeda-bedakan latar belakang.

“Di sini kita tidak pernah membedakan status sosial. Semua bisa masuk, semua setara. Itu yang bikin kita tetap kompak sampai sekarang.”

Selain kebersamaan, komunitas ini juga punya tradisi unik yang menjadi ciri khas, yaitu “Kamis Jinjay”. Nama yang terdengar unik ini ternyata punya cerita sederhana namun penuh makna.

“Awalnya itu dari kita sering kumpul-kumpul, ada yang bawa nasi pecel, ada juga onde-onde. Dari situ kita namakan ‘Jinjay’. Dalam bahasa Mandarin, Jinjay itu artinya apa adanya, sederhana, nggak yang mewah-mewah.”

Tradisi ini bukan hanya soal makan bersama, tapi juga menjadi simbol kehangatan dan kedekatan antar anggota—bahwa kebersamaan tidak harus selalu dalam suasana formal atau mewah.

Dalam hal aktivitas, komunitas ini juga dikenal aktif dengan jadwal gowes rutin yang konsisten setiap minggunya, dengan rute yang bervariasi:
• Selasa: UC
• Kamis: Tunjungan Loop
• Sabtu: Gowes luar kota
• Minggu: Krian Loop

Rutinitas ini menjadi salah satu cara menjaga semangat komunitas tetap hidup, sekaligus mempererat hubungan antar anggota di setiap kayuhan.

Bagi Ko Hardyanto, komunitas ini bukan sekadar tempat bersepeda, tapi juga rumah kedua bagi banyak orang.

“Yang kita bangun bukan cuma komunitas gowes, tapi rasa kebersamaan. Dari yang sederhana, justru itu yang bikin kita kuat.”

Dengan semangat “Jinjay” yang sederhana namun bermakna, komunitas ini terus melaju bukan hanya di jalanan, tapi juga dalam menjaga nilai persaudaraan yang semakin erat dari waktu ke waktu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please note, comments must be approved before they are published