Nanda Apriliano dari King Banana Finish 5 Besar Tour de Surakarta kategori men under 35, Tanjakan Panjang Jadi Tantangan
Pesepeda komunitas King Banana, Nanda Apriliano, berhasil menempati posisi kelima pada kategori Age Under 35 dalam ajang Tour de Surakarta (TDS). Hasil ini menjadi pencapaian positif bagi Nanda, yang mengikuti event tersebut untuk mengukur kemampuan sekaligus menyalurkan kecintaannya terhadap rute tanjakan.

Bagi Nanda, Tour de Surakarta bukan sekadar ajang untuk mengejar posisi terbaik. Event ini menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan di kelas penghobi, sekaligus menghadapi tantangan rute yang menawarkan pengalaman berbeda. "TDS bagi saya adalah event untuk mengukur kemampuan di kelas penghobi seperti saya. Kebetulan saya senang dengan rute nanjak,” ungkapnya,
Meraih posisi kelima di kategori Age Under 35 memberikan kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi Nanda. Hasil tersebut juga menjadi tambahan motivasi untuk terus menjaga konsistensi latihan. "Alhamdulillah, yang jelas senang dan bangga, bisa menambah motivasi untuk tetap berlatih konsisten,” ujarnya.

Bagi Nanda, pencapaian dalam sebuah perlombaan bukan hanya tentang posisi akhir, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi kemampuan dan terus berkembang sebagai pesepeda penghobi.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Nanda dalam TDS adalah rute baru yang belum pernah ia jajal sebelumnya. Tanpa kesempatan mengecek jalur lebih dahulu, ia harus menghadapi berbagai kejutan sepanjang perjalanan.
“Jalur baru, belum pernah cek rute dan banyak kejutan-kejutan tanjakan yang panjang-panjang,” jelasnya.

Karakter rute tersebut menjadi ujian tersendiri, terutama dalam menjaga tenaga dan konsistensi saat menghadapi tanjakan panjang. Pengalaman ini sekaligus memberikan pelajaran berharga untuk menghadapi event berikutnya.
Meski berhasil finis di posisi kelima, Nanda tidak memasang target khusus untuk keikutsertaannya pada event mendatang. Ia memilih fokus menikmati proses, mempertahankan semangat, dan terus meningkatkan kemampuan. "Tidak ada target, hanya berharap bisa menjadi lebih baik dan semangat berlatih saja,” tuturnya.

Bagi Nanda dan King Banana, hasil di Tour de Surakarta menjadi bagian dari perjalanan bersepeda yang tidak hanya berorientasi pada podium, tetapi juga pada konsistensi, pengalaman, dan semangat untuk terus berkembang. Finis di lima besar kategori Age Under 35 menjadi catatan positif bagi Nanda. Ke depan, ia berharap dapat terus menjaga rutinitas latihan dan menikmati setiap tantangan di dunia balap sepeda.