Rahma M. Ridwan Raih Juara 2 Kategori Men Under 35 and Up di Tour de Surakarta
Prestasi membanggakan juga ditorehkan Rahma M. Ridwan dalam ajang balap sepeda Tour de Surakarta (TDS). Ia berhasil meraih posisi kedua pada kategori Men Under 35 and Up. Capaian ini menjadi hasil dari latihan, persiapan, serta upayanya dalam menjaga kemampuan bersepeda di tengah kesibukan menjalankan tugas kedinasan.
Bagi Rahma M. Ridwan, keikutsertaannya dalam Tour de Surakarta bukan semata-mata untuk mengejar podium. Ia mengikuti ajang tersebut dengan motivasi untuk berlatih, menambah pengalaman, sekaligus menguji kemampuan diri melalui kompetisi yang diikuti para pesepeda. "Motivasi saya mengikuti TDS adalah ingin berlatih, mencari pengalaman, serta menguji kemampuan,” ungkapnya.

Keberhasilan meraih juara kedua disambut dengan rasa syukur. Ia mengaku sangat bersyukur atas hasil yang diperoleh, terlebih karena pencapaian tersebut diraih melalui proses persiapan di tengah berbagai kesibukan.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam mengikuti Tour de Surakarta justru terletak pada persiapan sebelum perlombaan. Ia harus mengatur waktu untuk berlatih, menjaga kondisi fisik, serta mempersiapkan sepeda dengan baik di sela-sela kegiatan dinas.
Kondisi tersebut menuntut kedisiplinan dalam mengatur waktu dan menjaga konsistensi latihan. Baginya, mengikuti perlombaan menjadi kesempatan untuk terus berkembang sekaligus mengukur sejauh mana kemampuan yang telah dibangun melalui latihan rutin.

Selain hasil perlombaan, Rahma juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Tour de Surakarta. Menurutnya, acara tersebut dikemas dengan baik, tertata rapi, dan berlangsung meriah. Ia juga terkesan dengan keindahan pemandangan yang ditemui sebelum start KOM, mulai dari suasana Kota Solo hingga panorama pedesaan yang memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta. "Event-nya bagus, rapi, dan meriah. Pemandangan sebelum start KOM juga sangat indah, baik suasana Kota Solo maupun view pedesaan,” lanjutnya.
Keindahan rute dan suasana perlombaan menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman mengikuti TDS semakin berkesan. Ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi untuk menguji kemampuan para pesepeda, tetapi juga memberikan kesempatan menikmati pesona Surakarta dan kawasan sekitarnya.
Ke depan, Rahma tidak menetapkan target khusus untuk perlombaan berikutnya. Saat ini, ia memilih untuk fokus meningkatkan kemampuan bersepeda secara bertahap di sela-sela kegiatan dinas. Ia berencana terus menguji kemampuannya dengan mengikuti berbagai ajang balap sepeda yang memungkinkan untuk diikuti.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa baginya, prestasi bukan hanya tentang hasil akhir, melainkan juga tentang proses latihan, pengalaman, dan konsistensi dalam meningkatkan kemampuan.

Keberhasilan Rahma M. Ridwan meraih juara kedua kategori Men Under 35 and Up di Tour de Surakarta menjadi pencapaian yang patut disyukuri sekaligus motivasi untuk terus berkembang. Dengan tetap menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan latihan, ia berupaya mempertahankan semangat bersepeda serta memanfaatkan setiap kesempatan berlomba sebagai sarana evaluasi diri.