Shop now to get your free shipping offer. SHOP NOW

Akhirnya Resmi Bernama Puri Cycling Setelah Bersepeda Bersama Sejak 2012

Akhirnya Resmi Bernama Puri Cycling Setelah Bersepeda Bersama Sejak 2012

Puri Cyling sebenarnya bukan wajah baru dalam dunia sepeda di Kota Surabaya. Komunitas ini sudah ada sejak 2012 silam. Jauh sebelum roadbike booming pada masa pandemi covid-19.

 

CEO SUB Jersey Bagus Ramadhani beserta founder Wdnsdy Bike Azrul Ananda pernah menjadi bagian dari komunitas ini. Hanya saja Puri Cycling termasuk komunitas yang unik. Bahkan para anggotanya tidak segan menyebut diri mereka sebagai grup introvert.

 

Hal ini lantaran para membernya sangat jarang mengikuti suatu event. Bahkan kalau ada undangan untuk collaboride dengan komunitas lain pun, hampir tidak pernah diiyakan.

 

Akhirnya Resmi Bernama Puri Cycling Setelah Bersepeda Bareng Sejak 2012

 

Bukan bermaksud sombong. Hanya saja kesibukan pekerjaan masing-masing anggotanya membuat mereka tidak terlalu leluasa untuk ikut event-event sepeda. Makanya Puri Cycling lebih suka mengadakan event internal yang dihadiri oleh anggotanya saja.

 

“Dulu kami ketemu gara-gara sering gowes di Perumahan Puri Galaxy. Tetapi karena sudah ditutup, kami ganti gowes di Laguna Pakuwon City. Sekarang kalau hari-hari biasa, kami latihan di Grand Island,” ucap Njoo Adi, salah satu pentolan Puri Cycling.


Baca juga: El Tractor Academy: Beragam Warna Tapi Tetap Satu Jua

 

Karena tempat pertemuan itulah, mereka sering dijuluki ‘Anak Puri’ oleh para cyclist lain. Hanya saja mereka sendiri tidak pernah meresmikan nama itu. Adi berdalih bahwa selama ini mereka hanya group chat yang kebetulan punya hobi yang sama, yaitu bersepeda di tempat yang sama.

 

Akhirnya Resmi Bernama Puri Cycling Setelah Bersepeda Bersama Sejak 2012

 

Bahkan ketika mereka memutuskan untuk custom jersey pun tidak pernah ada nama komunitas yang disematkan. Barulah pada Desember 2023 kemarin, Puri Cycling resmi menuliskan namanya pada jersey volume kelima yang dibikin custom di SUB Jersey.

 

“Itupun sebenarnya kami malu ada tulisan Puri besar di dada. Kalau diperhatikan, nama Puri Cycling cuma dicetak di sini (menunjuk bagian dada, red). Nggak ada di area lain. Jadi kalau ketemu kami di jalan pasti tidak ada yang kenal,” ungkap Daniel Aristo, member Puri Cycling.


Jersey Puri Cycling berwarna dasar biru tua dengan motif abstrak warna hitam. Ada cerita lucu dibalik pemilihan warna jersey itu. Adi mengungkapkan jika selama ini mereka selalu berjodoh dengan mobil loading warna biru tiap kali menyewa untuk keperluan long ride. Jadilah warna itu yang dipilih untuk menunjukkan ciri khas mereka.

 

Akhirnya Resmi Bernama Puri Cycling Setelah Bersepeda Bersama Sejak 2012

 

Baca juga: KGB Cycling School: Launching Jersey Aurora Sekaligus Umumkan Kelulusan Member


Meski mengaku introvert, namun, kemampuan bersepeda para cyclist Puri Cycling patut diacungi jempol. Saat berkolaborasi dengan SUB Jersey pada Minggu, 21 Januari 2024, kecepatan bersepeda para cyclistnya bikin geleng-geleng kepala.

 

Mencapai 60 km per jam saat ngeloop ke Krian. Bahkan kecepatan paling minimalnya adalah 40 km per jam. Benar-benar tangguh sekali.

 

Sebenarnya tidak heran kalau Puri Cycling mampu gowes seperti itu. Sebab, mereka memang hobi bersepeda jarak jauh ke luar kota. Jadi sudah pasti speed yang mereka gunakan juga tidak lambat.

 

Akhirnya Resmi Bernama Puri Cycling Setelah Bersepeda Bersama Sejak 2012

 

Pulau Bali menjadi destinasi favorit komunitas ini. Hampir setiap tahun, mereka pasti membuat agenda bersepeda keliling Pulau Dewata. Kadang diselingi dengan tur ke beberapa kota di Pulau Jawa. Terdekat komunitas yang beranggotakan 35 orang itu rencananya bakal gowes ke Solo, Jawa Tengah. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please note, comments must be approved before they are published