Shop now to get your free shipping offer. SHOP NOW

Magh Firotika Marenda: Tidak Nanjak, Tapi Lebih Sengsara

Magh Firotika Marenda: Tidak Nanjak, Tapi Lebih Sengsara

Persaingan ketat kelas women elite kategori Race 128 km Tour of Kemala sukses diraih Magh Firotika Marenda. Cyclist GCC Racing Team Surabaya itu naik podium pertama usai mengalahkan 31 lawannya. Ia menjadi cyclist pertama yang mampu melintasi garis finis yang berada di Pantai Boom, Banyuwangi, pada Sabtu (7/10).

 

Cyclist berhijab itu membukukan waktu 3 jam 10 menit 29,933 detik. Disusul Dewika Mulya Sova diurutan kedua dengan selisih waktu tipis 3 jam 10 menit 32,885 detik dan Liontin Evangelina Setiawan yang mencatatkan waktu 3 jam 10 menit 56,710 detik.


Baca juga: Rifqi Faransyah Hutomo: Persembahkan Kemenangan Untuk Sang Ayah

 

Magh Firo, begitu ia biasa disapa, senang dengan hasil yang diperolehnya. Sebab, ikut Tour of Kemala tidak masuk dalam rencananya. Usai memenangkan Trilogi Jawa Timur 2023 pada 24 September lalu , sebenarnya ia berencana langsung ikut Tour de Prambanan yang akan digelar 14 Oktober mendatang.

 

“Tapi tim sudah daftarin. Mau, nggak mau, dipersiapkan untuk ini. Senang juga dengan hasil yang didapat, apalagi bisa nomor satu di atas lawan kemarin. Hasil ini sesuai dengan target,” ucapnya saat ditemui SUB Jersey usai pengalungan medali.

 

Secara persaingan, Magh Firo menghadapi lawan-lawan yang tidak jauh berbeda dari event Trilogi Jatim. Ada Dewika Mulya Sova, Chika Zerra Arta Arinda, hingga Shakila Azka Salsabillah. Namun, ia lebih beruntung karena dapat mengamankan posisi pertama di tangannya.

 

Cyclist asal Surabaya ini merebut gelar juara women junior dalam balutan jersey dari SUB. Sebagaimana diketahui SUB Jersey ikut berpartisipasi dalam event yang diselenggarakan oleh Yayasan Kemala Bhayangkari. Di mana seluruh jersey yang dikenakan para peserta untuk balapan merupakan produk buatan SUB. 


Baca juga: Andini Putri Anastasya: Sejak Awal Sudah Pede Bisa Menang


Meski balapan ini tidak menanjak, nyatanya Magh Firo merasa perjuangan menuntaskan Tour of Kemala lebih sengsara. Cuaca panas membuatnya harus memperbanyak asupan minum sepanjang jalan, namun, hal itu sedikit sulit dilakukannya. Persaingan women elite sangat ketat, hampir seluruh cyclist enggan berhenti untuk mengambil air di water station yang disediakan. Mereka melaju terus. Otomatis Magh Firo pun melakukan hal yang sama.

 

Gara-gara itu ia mengaku hampir mengalami kram. Beruntung Magh Firo sudah berpengalaman sehingga berhasil menghindari hal itu terjadi. Ia pun melaju mulus hingga garis finis.

 

Atas kemenangan ini, ia pun berhak atas uang tunai senilai Rp 30 juta. Lalu Dewika memperoleh Rp 25 juta, sedangkan Angel mendapatkan Rp 20 juta. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please note, comments must be approved before they are published